Rabu, 05 Desember 2012

Industri Indonesia Harus Didukung Sistem Keamanan Yang Baik

PERTUMBUHAN ekonomian terus bergairah. Hal ini ditunjukan dengan berkembangannya berbagai sektor industri di Tanah Air. Situasi ini rupanya harus didukung pula dengan jaminan keamanan agar para investor merasa nyaman berinvestasi di Indonesia.

Industri Indonesia Harus Didukung Sistem Keamanan Yang Baik


Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Mabes Polri, Komisaris Jenderal Imam Sudjarwo, mengatakan, keamanan merupakan suatu sistem yang di dalamnya memiliki keterkaitan, baik itu antara penegak hukum, pelaku Industri serta masyarakat.

Menurutnya, keamanan sendiri sangat penting dalam suatu negara. Dalam konteks dunia usaha, jaminan keamanan modal utama menjaga iklim usaha, serta melindungi para investor. "Jadi kalau keamanan kondusif, maka investor dari dalam maupun luar negeri akan nyaman berinvestasi di Indonesia," ujar Imam Sudjarwo di sela-sela Conference & Exhibition Management Services Ltd (CEMS) yang berbasis di Singapura bersama Royalindo Exhibition International, mengadakan Pameran Safety & Security Asia (SSA) dan Fire & Disaster Asia (FDA) di Jakarta Convention Centre, Assembly Hall, Jakarta, Rabu (5/12).


Komjen Imam Sudjarwo menambahkan, dengan 'bergairahnya' dunia usaha, maka akan membuka lapangan pekerjaan, sehingga membantu pula dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di masyarakat. Sebab, selama ini pengguran kerap memicu terjadi konflik sosial yang bisa sehingga menyebabkan terganggunya Kamtibmas.

Seiring perkembangan jaman, kata Imam Sudjarwo, Kepolisian pun tak bisa berdiri sendiri untuk menciptakan keamanan. Diperlukan kemampuan inovasi dalam sistem teknologi keamanan.

Ia pun sangat mendukung pelaksanaan Conference & Exhibition Management Services Ltd (CEMS) yang berbasis di Singapura bersama Royalindo Exhibition International, mengadakan Pameran Safety & Security Asia (SSA) dan Fire & Disaster Asia (FDA), karena bisa membuka wawasan masyarakat Indonesia terkait sistem keamanan berbasis teknologi.


Sumber : Jurnas

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar